Skip to content

Terlalu lebay untuk menyebutnya “badai”

April 25, 2012

Dear M…

Sebenarnya sudah terlalu larut untuk menulisimu sebuah pesan.

Dikampungku, menit menit ini adalah waktunya terbuai oleh nyanyian pasukan jangkrik. Dan kalau kau beruntung, datanglah di musim hujan, kau akan mendengar merdunya suara kodok. Pernah kudengar mereka berduet dengan burung hantu. Kau tak kan pernah menemukan nya di konser musik mana pun dud,, never!!

Bukankah merebahkan diri di atas kasur empuk adalah kesenangan mu, kenapa matamu masih terjaga anak muda??!!!
Berhentilah bergundah gulana, hidup hanya sebatas garis pendek saja!! Garis pendek horizontal!!! Jika tak percaya, sekali sekali pergilah melihat nisan. Pergi berziarah ke makam pak tengah. Garis pendek lurus, horizontal. Bukan vertikal!! Seimbang!!! Pagi berkarya, malam memulihkan tenaga. Jika perlu, tak salah sekali-sekali merengek ke dokter Yusak, S.S minta dituliskan resep sedatif. Jadilah siang dan jadilah petang!

Jika ini disebut kesesatan, maka biarkan kusesatkan pikiranmu! Sekali-sekali belajarlah untuk bersikap “sabodo teuing” (tanpa tanda seru). Sabodo teuing dengan sikap mereka. Sabodo teuing dengan kata-kata mereka. Sabodo teuing dengan basa basi nya. Whatever! Terserah dia saja, dan kau…silakan berbuat terserahmu.
Jgn terlalu menyia nyia kan energi. It’s no problemo being selfish sometimes.
Oke. Sini aku ajari…
Jika kau bernegosiasi dengan malaikat pencatat kebaikan, sebutkan saja “saya hanya berusaha untuk menjaga kesehatan, mencegah penuaan dini, menjauh dari resiko stroke, dan menghindari gangguan mental”, bukankah alasan itu terlihat benar?

Apa?? Jika Tuhan yang bertanya??
Jika Tuhan yang bertanya.
Jika Tuhan yang bertanya…

Huuuffftttt…

I can’t find an answer for it dud..
I can’t……………………..

Well..

When you can’t control your mind, the best choise is stop use your mind! Keep silence!
” be ye therefore sober, and watch unto prayer”
Maybe it is still raining…
But, just keep sober, anak muda!!! 26 years is not a little time! He doesn’t lead you too far, just to leave you now.

Aku tau kata-kata semata tak cukup berarti untuk mengembalikan kewarasanmu.
Tapi saat ini aku terlalu percaya, Allah tidak pernah menjauh dari ciptaan nya yang sedang gundah gulana.

Selamat malam anak muda,
Selamat tidur ciripa,
Selamat tidur bulgozo,
Sampai bertemu di negri dongeng.

-Just Me-

5 Komentar leave one →
  1. April 26, 2012 15:17

    dia ulang tahun
    cinta sejati (semoga)
    lagi galau….
    hehe… bingung atuh da musti ngomen apa. gak kenal sama “M” sih…

    btw, wilujeng tepang…😀

  2. kira permalink
    April 27, 2012 10:24

    lama tak jumpa, pa kabar ???😀

  3. Mei 14, 2012 23:57

    pokonamah sabodo teuing lah. hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: