Skip to content

Haha… Aku, si pengangguran, kehilangan Job

Oktober 8, 2009

Sejak turun status sosial dari mahasiswa menjadi pengangguran, akhirnya aku terpaksa mengungsi dari pemukiman yang setengah elit ke pemukiman yang seperdua belas elit. Kok seperdua belas sih? Mau tau cara ngitungnya? Gini….

Di pemukiman tempat tinggal ku yang sebelumnya, aku punya fasilitas tivi, akses internet 24 jam ga pake lemot, akses jalur kemana-mana lebih dekat (hidup ciseke!!!), akses ke kamar mandi bebas-ga pake ngantri, akses untuk cuci mata-makna konotasi maupun makna sebenarnya-bebas tanpa hambatan. Sekarang? Semuanya tinggal kenangan!

Apa? Masih bingung cara ngitungnya? Ya sudahlah jangan dipaksakan. Mungkin belum saatnya kau paham hitungan yang seperti ini. Syukuri saja apa yang ada. (Jika ada yang ingin melempari aku dengan apa saja, dipersilakan dengan hormat. Haha)

Kesadaran ku akan status sosial pengangguran lah yang membuat ku dengan terpaksa senang hati mengungsi. Tanpa tivi, tanpa internet, jauh dari peradaban, pengangguran pula! Mati gaya! Dan berhubung di pemukiman aku yang baru ini, penjaga kosan nya MAGABUT a.k.a makan gaji buta, aku jadi punya kerjaan baru. Bersih-bersih. Mulai dari bersihin kamar mandi sampe bersihin teras yang lumayan luas. Kerjaan ku semakin berat sejak ada pendatang baru yang suka semena-mena. Sering beliau lewat melengos begitu aja pake sandal di tempat bersih yang baru aku pel. Ga pake punten bin permisi. “Hufff…jadi pengen makan orang saia”. Akhirnya aku terbiasa dengan kondisi seperti itu, terbiasa juga dengan “profesi” sebagai tukang bersih-bersih (“Oalah ndok, disekolahin jauh-jauh duitnya mahal, kok dadi ne cuman tukang bersih-bersih to. Piye to kowe iki” “yahh, kan kebersihan itu sebahagian daripada iman Pak….”).

Hingga pagi kemarin, ketika aku menggeser gorden kamarku, untuk membiarkan sinar matahari masuk, aku terpukau melihat pemandangan di luar. Penasaran, kubuka pintu kamarku, “wowwww….” selama beberapa bulan aku tinggal di pemukiman seperdua belas elit, belum pernah kulihat tempat nya sebersih pagi itu. Bersih bersinar. Bisa ngaca juga! (Lebayy)

“Jadi, apa lah kerjaan ku pagi ini?”, pikirku waktu itu… “aku harus menggapai mimpiku”, itu lah tekatku. Akhirnya aku bobo lagi, demi mimpiku!!😛

Pagi ini, aku bangun 13 menit lebih awal dari pagi-pagi biasanya. Bahkan matahari belum muncul dari balik gunung geulis.

Dan ternyata, SUDAH BERSIH JUGA!!!

Aku baru tahu, ternyata aku sekarang punya tetangga baru yang bawa mama nya, dan tante ntu lah yang bersih-bersih. Aku, si pengangguran yang merasa bahagia meski kehilangan kerjaan. Haha.

12 Komentar leave one →
  1. Oktober 8, 2009 21:25

    mau wempi kasih job bersih-bersih?😀

    wahhh…mas wempi kayaknya ga senang nih kalo aku bahagia. ckckckckk. tapi boleh lah…kapan kita diskusikan besar salary nya?😛

  2. Oktober 9, 2009 10:43

    i….waw…. :mrgreen:s
    salam kenal ya…
    enak ya dadi pengangguran… ^_^

    Harikuhariini says:
    Ada enaknya, dan lebih banyak ga enak nya juga sih, menurut aku.

  3. Benedict Agung Widyatmoko permalink
    Oktober 14, 2009 15:44

    Hahaha, selamat datang di dunia lain … dunia seperduabelas elit.
    Tapi kayanya asyik dan menikmati tuh🙂
    Tetap semangat di setiap suasana dan di setiap tempat, oke ?!

    Salam hangat
    Ben

    Harikuhariini says:
    Ahhh Mas Ben bisa aja… kan emang harus mensyukuri apa yang ada.
    Teteup semangat juga Mas!

  4. Oktober 15, 2009 4:16

    ck ck ck … pemukiman sebelumnya canggih amat. trus sekarang kalo ngeblog dimana?

    salam kenal ya sis^^

    Harikuhariini says:
    Hiihihiiii…sekarang kalo ngeblog ya harus ke warnet.
    salam kenal juga yakkk

  5. Oktober 15, 2009 8:38

    dah kembali ni,,,
    dah jadi pengacara ni…

    Harikuhariini sayas:
    iya nih pengacara, pengangguran tak punya acara.

  6. meandthe permalink
    Oktober 16, 2009 23:22

    hik hik hik..I’m definitely an unemployment too beb..hahahaha..welcome to this cruel world!😛, btw komen kamu baru kebaca..setelah sekian lama ngak buka blog..🙂 ty buat mampir deh..biarpun ngak disediain teh manis… lol

    Harikuhariini says:
    Orang manis, sebaiknya jangan banyak2 minum yg manis2, ntar diabet loh.

  7. Oktober 17, 2009 15:01

    hallo🙂
    saya dtg berkunjung…

    Hei, kalo masih mo cari kerjaan bersih2….
    hmmmm… dirumah gue bisa😛 huahhahaha

    peaceeee🙂
    moga cepet dpt kerjaan yah🙂

    salam, EKA

    Harikuhariini says:
    Boleh… bolehhh….
    alamat lengkapnya dimana?
    syaratnya apa ajah?
    perlu legalisir ijasah TK juga ga?

  8. Oktober 19, 2009 12:50

    Apa ini proses ke jenjang yang lebih tinggi ???
    Semoga…
    Salam

    Harikuhariini says:
    Amin…

  9. Oktober 23, 2009 13:02

    daripada jadi pengangguran, lebih enak klo magabut, ahahaha *ditimpuk*

    Harikuhariini says: haha, emang lebi enak kayaknya.

  10. Oktober 23, 2009 19:59

    ntar aku carikan ya seper 24….
    seperti nya ada kok sisa satu lagi di sebelah….

    bu masih ingat blog ku yg di wordpress ga ???
    hehhehehe aku lagi cari2 nich ,,,
    kalo ingat tolong kasi tau ya ,,
    nich pengangguran ,, jadi mau kelola blog aja ,,,
    :))

    Harikuhariini says: Hehehe…..aku dah ngulik-ngulik tapi ga nemu juga bang. maap tak bisa membantu

  11. Oktober 25, 2009 11:52

    Nganggur toh! hehe

    Harikuhariini says: sekarang sih lagi magang Pak. di rumah majikan saiya. lagi training mau di kirim k Arab.

  12. Oktober 27, 2009 14:01

    nikmati saja kepengangguran ini.
    percayalah ini hanya sementara, hehe
    salam

    Harikuhariini says:
    Amin…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: