Skip to content

Apotekerku sayang (Apotekerku malang)

Februari 2, 2009

Hari ini hari pertama kuliah praktek, dapat jadwal di apotek, pembekalan pertama di KF braga. Jam sembilan teng. Kutatap beberapa wajah. Inikah apoteker2 setahun kedepan? (Ga nyampe setahun lagi malah. Amin) Atau? (Ha..ha..ha..kami hanya numpang lewat saja kuliah di farmasi). O.ow..

Sebelum ngasih pembekalan (ttg sejarah KF), Bapak pembicaranya nanya, “ada yg dr kecil udah bercita-cita jd apoteker?”. Ga ada yg jawab. “atau yang dari kecil udah tau tentang apoteker?”. Ga ada yg jawab juga. Yang ada malah banyak yang senyam-senyum. Terus bapaknya nanya lagi, “siapa yg dari SD udah bercita-cita jd apoteker?”. Ga ada yg angkat tangan jg. “dari smp?”. Mulai banyak yg liat-liatan. “dari sma?”. Beberapa orang angkat tangan. Sisanya ga tau deh๐Ÿ™‚

Satu orang ditanya kenapa masuk ke Farmasi, tau dari mana tentang farmasi..ternyata gara2 Ayahnya pernah menjabat ketua POM bengkulu. Yah, berarti dia emang udah besar dilingkungan farmasis. Wajar tau ttg farmasis/apoteker. Sisanya… (termasuk aku), salah jurusan kayaknya.๐Ÿ™‚ (menggantikan “hehe..hehe” nich). Apoteker nya kemana dunks?? (di die tahh…๐Ÿ™‚ )

Berapa lama sudah dikeluarkan slogan “no pharmacist no service”, udah lama bukan? Sudahkah slogan ini dijalankan? Siapa yang harusnya menjadi “ahli” obat? apoteker bkn? Berapa banyak pasien yang milih mengkonsultasikan obatnya pada Apoteker? Berapa banyak pasien yang mengkonsultasikan obatnya pada dokter? Kenapa di apotek justru “papan plank” nama2 dokter praktek lebih besar dibanding tulisan nama apotekernya?

Hihihi, akan jadi seperti apakah aku nanti?? Apakah yg akan kami berikan pada bangsa ini?? Apoteker ku sayang apotekerku malang.

7 Komentar leave one →
  1. Februari 2, 2009 22:36

    hmmm… ibu saya apoteker… sekarang kerjanya di dinas kesehatan jakarta timur….. dulu di depkes bagian POM
    anaknya gak ada satu pun yang ke jalur apoteker๐Ÿ˜›

    Harikuhariini: bapak saya kerja di PTPN3 bagian mesin umum, bunda guru, opung petani, bulang supir, tiganku petani,,,,ga ada satupun yg apoteker. saya kuliah profesi apoteker. ga tau deh ntar nya jd apa๐Ÿ˜›

  2. Februari 3, 2009 0:56

    Mbak, saya lg sakit kepala ne…. minta obatnya dong….๐Ÿ˜€

  3. Februari 3, 2009 17:13

    Koq, harikuhariini ga tau ntar jadi apa? Jadi Apoteker dunk!
    Harikuhariini: Manusia cuman bisa merancang Pak… ngajuin proposal, sisanya.. Yahhh.. gitu dehhh…

  4. Februari 4, 2009 23:51

    OPTIMIS dong, jgn pesimis.
    Jangan katakan tidak bisa, katakanlah bisa supaya kamu berhasil!
    Maknanya? Ku yakin kamu bisa!
    Harikuhariini: Amin….

  5. Lyon permalink
    Februari 9, 2009 13:09

    Ade ku sayang dan tetap adekku sayang. selalu. tetep.
    Harikuhariini: Makasih.. sudah kenyang…

  6. Mei 11, 2009 21:15

    Hmm, saya juga baru kepikiran masuk farmasi abis lulus SMA. Tapi trnyata saya menemukan dunia saya di sini. :)). Farmasi itu bidang yang unik lho..

  7. November 5, 2009 12:27

    waaahhh ternyata udah APT yaaa,….
    aku belum nih… muhun bimbingannya ya… hihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: