Skip to content

Tanpa judul

Januari 30, 2009

Siapa yang tak pernah merasakan sedih? Siapa yang tak pernah merasakan senang? Siapa yang tak pernah merasakan kemenangan? Siapa yang tak pernah merasakan kegagalan?

Wah, betapa beruntungnya orang yang pernah merasakan semua yang kusebutkan tadi. Kenapa beruntung? Ya beruntung….

Sering ga sich kita berharap bahwa hidup ini selalu berisi hal-hal yang menyenangkan, maksudku menyenangkan dalam artian yang sebenarnya, selalu senang tanpa ada masalah, tanpa pernah merasakan kegagalan, ga pernah mengalami yang namanya kehilangan, ga pernah mengalami apa yang namanya kekurangan, ga pernah mengalami penolakan, dan semua hal hal negatif lainnya. Terlihat menyenangkan bukan? Tapi benarkah demikian? Itukah hidup yang kita inginkan?

Setelah kupikir-pikir, bila kehidupan seperti yang kugambarkan tadi, semuanya terasa datar. Hanya warna hitam, atau warna putih. Solarize. Monoton ga sich? Pasti.

Aku yakin bukan hanya aku saja yang  PERNAH (mungkin ga sering), ketika mengalami masalah mulai berpikir bahwa hidup ini ga adil, hidup ini ga asyik, mulai menyalahkan orang lain, meratapi nasib, menyalahkan diri  sendiri atau yang lebih parah lagi mulai menyalahkan Tuhan (Padahal Tuhan ga pernah salah. Kalau Tuhan pernah salah maka Dia  berhenti menjadi Tuhan. Isnt it?)

Aku tak menyuruhmu untuk gagal, aku hanya mengatakan beruntunglah orang yang pernah gagal, karena mereka akan mengerti betapa berarti nya sebuah keberhasilan.

Aku tak memintamu untuk mengidolakan hitam atau putih, aku tak memintamu untuk menjadi hitam atau putih, aku hanya ingin memberitahukanmu bahwa beruntunglah orang yang masih bisa melihat hitam dan putih.

Aku tak mengatakan bahwa kehidupan yang serba ada dan kekayaan adalah hal yang buruk. Tapi tidak kah kau penasaran, bagaimana rasanya bertahan dan berjuang mempertaruhkan hidup untuk mendapatkan kehidupan??

Akhirnya, apa yang sedang kita hadapi, syukuri lah….

Karena segala sesuatu ada waktunya…

Lagi..lagi..Kehidupan itu seni, indah.., jika kita tahu cara menikmatinya.

9 Komentar leave one →
  1. Januari 31, 2009 1:53

    Ada benernya juga tulisan Mbak….jd inget ama sesuatu nech….🙂
    Harikuhariini: Hahhahaaaaa….sekali-sekali menjadi benar tdk apa2 to Mas? Inget apaan Mas?

  2. Januari 31, 2009 17:32

    Jadi inget ama experience ku dulu….🙂

    Harikuhariini: Ouchhh…

  3. Januari 31, 2009 20:13

    mba kommentnya kox gx lgsung munsul pas kita kirim..
    klo bolh saran… saran aja lo mba biar pas kita kirim tuh langsung muncul di postingan mba..
    nanti yang kunjung pasti jadi seneng…hehehehe…

    Harikuhariini: Lah, bukannya emang lgsung muncul ya Pak? kecuali yg spam

  4. Januari 31, 2009 20:14

    thats right…..,
    sebenarnya mba, semua yang telah terlewati dalam hidup kita ini semuanya begitu sempurna.
    Betapa bahagianya kita terlahir sebagai manusia, bukan sebagai hewan atau tumbuh2an.
    kita bisa merasakan yang namanya sedih dan senang. dan Tuhan Yang Maha Hebat telah memberikan suasana hati tersebut dalam buku yang sedang kita tulis… gx selalu sebuah buku bertuliskan hal-hal yang menyenangkan toh. isilah buku tersebut dengan sebaik-baiknya buku. kita kemas hal yang menyenangkan dan hal yang menyedihkan dalm bentuk dan format tulisan yang indah… dan di akhir nanti kita berharap agar Tuhan menyukai buku yang kita Tulis tersebut. dan mengumpulkan kita bersama di suatu tempat bersama penulis2 hebat dunia.
    thanks ya mba ud kunjung2 k blog kita.
    btw kita tukeran link yuk…hehehehe
    http://www.xentala.wordpress.com

  5. Februari 1, 2009 14:14

    pernah bayangkan seorang tanpa kepala muncul dibelakang memegang bahu selagi CHATTINGan ? hehe….hehe katanya.

    Harikuhariini: Haha.. Haha… (sekarang saya ganti pake “haha.. haha” aja deh Pak)😛

  6. Februari 1, 2009 14:47

    ada lo yang gak bisa ngerasakan yang seperti kamu sebutin tadi, mau tau?

    bayi yang mati saat dilahirkan.

    hehehehehe

    Harikuhariini: Yup… pernyataanmu membuat aku semakin bersyukur bahwa aku dilahirkan dan hidup…

  7. Februari 2, 2009 9:58

    Bersyukur jugalah…masih bisa baca postingan Mery!

    Harikuhariini: Wah pak, salah orang atau salah ngetik? Nama saya meri bkn mery

  8. Februari 5, 2009 12:12

    Aku punya tulisan hanya Judul tanpa isi… Nah KLOP… tok…tok tok… tak salah ketik…tapi salah ketok.
    Harikuhariini: Hehe lagi dehh Pak…😛

  9. Lyon permalink
    Februari 9, 2009 13:12

    Ga tau mau koment apa. Udah dilaksanakan blom? Atau cuman ditulis aja?

    “Kehidupan itu seni.” Jadi ingat seseorang ni
    Harikuhariini: Hahhahaaaa…piss ahhh. Kan belajar itu perjuangan seumur hidup coi (ngeles banget yah). ditulis dulu, baru ntar dilaksanakan😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: